total pengunjung setiap saat

Minggu, 25 Maret 2012



Pada tahun 1996, band Reset dibentuk oleh Pierre Bouvier, Chuck Comeau, Philippe Jolicoeur, dan Adrian White.[1] Reset melakukan tur di Kanada bersama MxPx, Ten Foot Pole, dan Face to Face, walaupun mereka tidak terlalu berhasil mendapatkan popularitas.[2] Album perdana mereka, No Worries, dirilis pada 1999. Tak lama, Chuck Comeau pergi dari band untuk masuk kuliah.[1] Dua tahun kemudian dia bertemu dengan teman-temannya semasa SMA, Jeff Stinco dan Sébastien Lefebvre, yang pada saat itu sedang berada di band mereka masing-masing, dan mereka berniat untuk bergabung membentuk band sendiri.[1] Sementara itu, Reset merilis Album kedua mereka, No Limits. Suatu hari, Comeau dan Bouvier bertemu kembali di konser Sugar Ray[2] dan Bouvier meninggalkan Reset untuk bergabung dengan Comeau. David Desrosiers lalu menggantikan posisi Bouvier di Reset, tetapi dia jga meninggalkan Reset enam bulan kemudian dan bergabung dengan Bouvier.[1][2] Hal ini membuat Bouvier dapat berkonsentrasi pada posisi vokal, setelah sebelumnya sempat merangkap mengisi posisi vokal sekaligus bass.
  • Asal nama Simple Plan tidaklah jelas. Ketika ditanya, para personel band sering memberikan jawaban berupa lelucon, termasuk salah satunya adalah karena mereka membentuk band sebagai sebuah "rencana dadakan" untuk menghindari bekerja di restoran cepat saji. Tapi bagaimanapun, kemungkinan paling besar, nama "Simple Plan" diambil dari judul film "A Simple Plan",[3][4] atau lagu karya Piebald berjudul "Just a Simple Plan".

Sabtu, 24 Maret 2012



Green Day adalah band punk rock asal Amerika yang dibentuk pada tahun 1987 di Berkeley, California. Band ini terdiri dari trio Billie Joe Armstrong, Mike Dirnt, dan Tre Cool. Green Day sangat diakui karena keberhasilan mereka dalam membuat genre punk rock kembali terkenal, bersama-sama dengan Sublime, The Offspring, dan Rancid.[1][2][3]
  1. Pada tahun 1990, bersama dengan drummer pertama mereka, John Kiffmeyer, Green Day merekam album pertama mereka, 39/Smooth. Namun pada tahun yang sama, Tre Cool menggantikan menggantikan posisi drummer John Kiffmeyer yang keluar karena ingin melanjutkan kuliah. Tré Cool kemudian mulai berkontribusi pada album kedua Green Day, Kerplunk, dan telah menjadi anggota tetap sejak itu. Album terobosan Green Day, Dookie, yang dirilis pada tahun 1994, berhasil mendapatkan status diamond dari RIAA dan membawa Green Day ke puncak karir mereka. Namun, bertolakbelakang dengan Dookie, tiga album Green Day berikutnya, berturut-turut Insomniac, Nimrod, dan Warning, gagal mendapatkan sukses seperti Dookie. Meski Insomniac dan Nimrod berhasil mendapatkan status platinum dan Warning mendapatkan status emas, ketiga album tersebut justru memperlihatkan popularitas mereka yang secara keseluruhan menurun drastis.[4] Adalah album rock opera mereka pada tahun 2004, American Idiot, yang mengembalikan popularitas mereka, terutama dengan penggemar dari generasi yang lebih muda. American Idiot terjual lebih dari 5 juta copy di Amerika Serikat sendiri.[4] Album kedelapan mereka, 21st Century Breakdown, dirilis pada 2009.

Green Day telah menjual lebih dari 65 juta copy album mereka di seluruh dunia dengan 24,639 juta di AA sendiri.[5] Green Day telah memenangkan 5 penghargaan Grammy Awards: Best Alternative Album untuk Dookie, Best Rock Album untuk American Idiot, Record of the Year untuk "Boulevard of Broken Dreams", Best Rock Album untuk kedua kalinya untuk 21st Century Breakdown dan Best Musical Show Album untuk American Idiot: The Original Broadway Cast Recording.

slpknot



Banyak cerita tentang slipknot
Ada yang berkata Slipknot penyembah setan
Mungkin saya menepis pernyataan itu
Lihatlah profilnya




Slipknot dipandang sebagai pelopor New Wave of American Heavy Metal. Musik dan lirik mereka dipengaruhi oleh berbagai gaya dan band, seperti misalnya hard rock dan band-band metal seperti : “Kiss”, “Black Sabath”, “Slayer”, “Judas Priest”, “Korn”, “Metallica”, “White Zombie”, “Led Zeppelin” dan “Beastie Boys”. Slipknot juga dianggap sebagai band Nu Metal, tapi mereka menganggap musik mereka jauh dari “Korn” maupun “Limp Bizkit”.
Slipknot terbentuk pada September 1995 oleh Anders Colsefni dan Shawn Crahan di Des Moines, Iowa. Saat itu mereka berdua adalah drummer (untuk sementara Anders mengambil posisi vocal), dan mereka ingin membentuk sebuah band baru dengan ekstra perkusi. Kemudian Anders mengajak Paul Gray yang saat itu sedang berada di LA. Dengan personil 3 orang mereka sudah menulis lagu “Slipknot” dan “Gently”. Tapi akhirnya Shawn Crahan kewalahan juga. Mereka pun meminta bantuan Mantan gitaris “Body Pit”, Donnie Steele dan Quan Nong (eks Heads On The Wall).
Kemudian mereka mulai berlatih di bawah nama “Meld”, tapi hanya beberapa kali sesi latihan Quan Nong keluar karena merasa tidak sealiran. Kemudian Paul mengajak Joey Jordison. Pada awalnya Joey enggan untuk bergabung dengan band ini. Tapi setelah dia melihat mereka latihan dan mendengarkan lagu-lagu mereka, Joey pun mulai tertarik dan langsung ikut sesi latihan ini. Hanya beberapa menit setelah Joey bergabung mereka sudah berhasil membuat beberapa lagu, termasuk : “Killers Are Quiet”, “Do Nothing Bitchslap”, “Confessions”, “Some Feel”, “Part Of Me” dan “Tattered And Torn”. Untuk posisi gitar yang kosong, mereka merekrut Josh Brainard {pentolan band Modifious).
Show pertama mereka adalah dua bulan setelah Josh bergabung (November 1995). Itu adalah satu-satunya show mereka bersama Donnie Steele. Mereka bermain di bawah nama “Pyg System and Meld” sebelum akhirnya semua personil sepakat dengan nama “Slipknot”. Di sepakati juga tentang kostum dan topeng masing-masing personil (kecuali Donnie).
Selama pasca produksi proyek pertama mereka, “Mate, Feed, Kill, Repeat” (MFKR) terjadi perubahan besar dalam Sipknot. Donnie Steele keluar dan di gantikan oleh Craig Jones, teman Joey di “Modifious”. Kemudian Mick Thomson (mantan personil “Body Pit”) masuk dan menggeser Craig Jones ke sampler. MFKR selesai pada akhir Oktober 1996 dan di kirim ke banyak orang, salah satunya adalah Sophia dari sebuah stasiun radio lokal KKDM. Sophia sangat menyukai band baru ini dan memasukkannya dalam sebuah festival band yang di adakan oleh radio ini. Dalam festival ini Slipknot berhasil mengalahkan “Stone Sour”, “Maelstrom” dan “Black Caesar”. Sophia menjadi manajer pertama Slipknot, karena kecintaannya pada band ini.
Tak lama kemudian Joey, Shawn dan Mick memaksa Corey Taylor, personil band saingan, “Stone Sour” untuk bergabung dengan Slipknot. Dan lagu pertama yang di tulis Corey bersama Slipknot adalah “Me Inside”. Bergabungnya Corey menyebabkan Anders kembali memegang perkusi dan backing vocal. Lalu pada show berikutnya Anders mengundurkan diri. Kemudian Greg Welts masuk menggantikan Anders.
Februari 1998, produser Ross Robinson menawarkan untuk memproduksi album Slipknot. Segera sesudah itu, mereka merekrut DJ Sid Wilson. Slipknot menandatangani kontrak publik dengan Roadrunner Records pada 8 Juli 1998. Tapi dua hari sebelumnya mereka memecat Greg Welt. Dan mereka menolak untuk memberikan penjelasan mengenai hal ini. Kemudian posisi Greg di gantikan oleh Chris Fehn sebelum mereka berangkat ke Malibu, California untuk rekaman album debut mereka pada September 1998.
Saat kembali ke Des Moines untuk liburan Natal, Josh mengundurkan diri dari band karena merasa tidak senang dalam band itu. Kemudian Slipknot Merekrut James Root dan kembali ke Malibu untuk melanjutkan proses rekaman. Akhirnya debut album pertama “Slipknot” selesai dan dirilis pada 29 Juni 1999. Pada awal tahun 2000 album ini mendapatkan platinum. Album kedua, Iowa dirilis pada 28 Agustus 2001.
Karena konflik antar personil, Slipknot hiatus pada pertengahan tahun 2002. Selain itu beberapa personil juga sibuk dengan proyek sampingan masing-masing. Corey Taylor dan James Root berusaha menghidupkan kembali bandnya, “Stone Sour”. Joey Jordison membentuk band baru, “Muderdolls”. Shawn Crahan membentuk “To My Surprise”. DJ Sid Wilson bersolo karir sebagai DJ Starscream. Saat itu masa depan Slipknot tidak jelas dan ada spekulasi apakah mereka sudah bubar dan kemungkinan album ketiga.
Setelah beberapa penundaan, album ketiga “Vol 3 : The Subliminal Verses” dirilis pada 24 Mei 2004. Album ini menghasilkan empat singles diantaranya : “Duality”, “Vermillion”, “Before I Forget” dan “The Nameless”. Pada tahun 2006, untuk kedua kalinya mereka hiatus. Corey dan James kembali pada “Stone Sour”. Joey disibukkan oleh tur dengan beberapa band dan rekaman album ketiga “3 Inches Of Blood’s” yaitu “Fire Up The Blades”. Shawn mendirikan “Dirty Little Rabbits” dan Sid kembali sebagai DJ Starscream lagi.
Album keempat “All Hope Is Gone” dirilis pada 20 Agustus 2008. Menghasilkan empat single, “Psychosocial”, “Dead Memories”, “Sulfur” dan “Snuff”. Pada 9 September 2009 edisi khusus peringatan 10 tahun debut album “Slipknot” dirilis. Tapi sayangnya, lagi-lagi band ini hiatus. Corey mendirikan “Junk Beer Kidnap Band” dan kembali ke “Stone Sour” bersama James. Shawn terus sibuk dengan “Dirty Little Rabbits”. Joey kembali dengan “Murderdolls” dan menjadi drummer tetap yang baru untuk “Rob Zombie”. Chris Fehn Menjadi bassist untuk band metalcore “Will Haven”. Dan Dj Sid mendirikan band “Sid”.
Pada tahun 2010, bassist Paul Gray berencana tur dengan super-grup “Hail!”, tapi pada 24 Mei 2010 dia di temukan tewas karena over dosis morfin dan fentanyl di sebuah kamar hotel di Urbandale, Iowa.
Personil :
Sid Wilson (DJ, turntables)
Joey Jordison (drums)
Chris Fehn (percussions)
James Root (guitars)
Craig Jones (sampling)
Shawn Crahan (percussions)
Mick Thomson (guitars)
Corey Taylor (vocals)
Mantan Personil :
Donnie Steele (guitars)
Anders Colsefni (vocals, percussions)
Greg Welts (percussions)
Josh Brainard (guitars)
Paul Gray (bass)
Album :
Mate Feed Kill Repeat (1996)
Slipknot – Self Tittled (1999)
Iowa (2001)
Vol 3 : The Subliminal Verses (2004)
9.0 Live (2005)
All Hope Is Gone (2008)
Slipknot – 10th Anniversary Edition (2009)

sejarah linkin park



Awal pembentukan Linkin Park yaitu dimulai dari pertemuan Mike Shinoda dan Brad Delson (gitaris Linkin Park) di kelas 7. Lalu mereka membentuk band bernama Xero. Brad juga bermain untuk band Relative Degree, salah satu personilnya yaitu Rob Bourdon (drummer Linkin Park). Mike berkenalan dengan Rob melalui Brad dan Rob bergabung dengan Xero. Saat kuliah, Brad berkenalan dengan Dave "Phoenix" Farrell (bassis Linkin Park) yang merupakan teman sekamar Brad. Mike, yang mengambil jurusan ilustrasi di Universitas Seni Pasadena, bertemu dengan Joe Hahn (turntablis Linkin Park). Kemudian, Dave Farrell dan Joe Hahn bergabung bersama Xero. Dave sempat meninggalkan Xero untuk bergabung kembali ke band lamanya, Tasty Snax.

Mulanya, mereka merekrut Mark Wakefield sebagai vokalis, lalu diambil alih oleh Chester Bennington (mantan vokalis Grey Daze) sampai sekarang, sedangkan Mike lalu jadi rapper. Sialnya, karena nama Xero sudah dipakai grup lain, mereka terpaksa mengganti nama menjadi Hybrid Theory. Lalu, Hybrid Theory menandatangani kontrak dengan perusahaan rekaman bernama Warner Bros. Records setelah sukses meluncurkan EP yang bertajuk Hybrid Theory EP pada tahun 1999 sebanyak seribu keping

Sekali lagi, mereka terpaksa mengganti nama karena nama Hybrid Theory mirip dengan nama grup musik Hybrid yang berasal dari Wales. Daripada dianggap band yang sama, mereka memilih berubah nama lagi menjadi Linkin Park. Nama itu diambil Chester dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park. Agar bisa mengelola situs web sendiri, Chester mengubah ejaannya menjadi Linkin Park. Setelah itu, mereka berhasil membeli situs web linkinpark.com.

Photo Chester oleh Jim Louvau



Photo Chester oleh Jim Louvau,,,,maju terus linkin parkk